Mongabay Indonesia /Data & Visual /Bencana

Guncangan di Busur Belakang Flores: peta gempa M7,7 NTT

Gempa dangkal pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026, memicu peringatan dini tsunami di tiga provinsi dan membangkitkan kembali trauma kolektif bencana Flores 1992. Peta ini memetakan episenter, sebaran korban, tinggi muka air laut yang terekam, dan posko penanganan darurat.

Data per 16 Agustus 2026, 17.00 WITA Sumber BMKG & BNPB Status data sementara, masih bergerak
7,7M
Magnitudo
pemutakhiran BMKG
15km
Kedalaman
hiposenter
53
Meninggal dunia
di 6 kabupaten
135
Korban luka
dalam perawatan
995
Gempa susulan
46 dirasakan
0,94m
Tsunami tertinggi
tercatat di Maurole
PETA 01

Episenter, korban, dan penanganan darurat

Ketuk atau arahkan kursor ke setiap titik untuk melihat rinciannya. Gunakan tombol di bawah untuk berpindah lapisan data.

Peta dasar Natural Earth · ketuk titik untuk rincian

Geser peta ke samping untuk melihat seluruh wilayah

Akumulasi gempa susulan yang tercatat BMKG

PENAMPANG

Kenapa sumbernya di utara, bukan di selatan Flores

Flores diapit dua sumber gempa. Di selatan ada zona subduksi tempat Lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Busur Sunda-Banda. Di utara ada Flores Back-Arc Thrust, sesar naik busur belakang yang menyerap sebagian tekanan tumbukan. Gempa 15 Agustus bersumber dari sesar naik di utara ini, pada kedalaman hanya 15 kilometer, sehingga guncangannya terasa keras dan berpotensi mengangkat kolom air laut.

Laut Flores PULAU FLORES busur vulkanik Samudra Hindia Flores Back-Arc Thrust sesar naik (thrust fault) hiposenter 15 km Zona subduksi Indo-Australia tidak menjadi sumber gempa 15 Agustus Skema, tidak berskala. Sumber: BMKG. UTARA SELATAN
PETA 02

Tsunami yang benar-benar tercatat alat ukur

Peringatan dini sempat memasang status Siaga dengan model ketinggian 0,5 hingga 3 meter, lalu dicabut pukul 07.30 WIB. Stasiun pasang surut BMKG akhirnya merekam gelombang yang jauh lebih rendah, tersebar sampai pesisir Sulawesi. Angka di bawah adalah tinggi maksimum yang terekam, bukan hasil model.

Catatan penempatan

Baubau dan Kolaka berada di Sulawesi Tenggara, bukan Sulawesi Selatan seperti tertulis di draf. Hanya Bulukumba yang masuk Sulawesi Selatan.

BANDING

1992 dan 2026, satu sesar yang sama

BMKG menyebut busur belakang Flores menyimpan potensi gempa maksimum M7,8 hingga M7,9. Pelepasan energi besar terakhir terjadi pada 1992. Perbandingan ini menjelaskan kenapa ribuan warga Maumere memilih bertahan di pengungsian meski peringatan tsunami sudah dicabut.

1992
Tanggal
12 Desember, 13.29 WITA
Magnitudo
M7,8
Tsunami
hingga sekitar 26 meter
Meninggal
lebih dari 2.500 jiwa
Rumah rusak
sekitar 18.000 unit
Terparah
Maumere dan Pulau Babi
2026
Tanggal
15 Agustus, 05.58 WITA
Magnitudo
M7,7
Tsunami
maksimum 0,94 meter tercatat
Meninggal
53 jiwa (data sementara)
Rumah rusak
241 unit (semua kategori)
Terparah
Manggarai dan Manggarai Timur

Titik berat kerusakan bergeser. Pada 1992 pesisir utara Sikka dan Flores Timur yang hancur oleh gelombang. Kali ini korban justru terkonsentrasi di wilayah pegunungan Manggarai dan Manggarai Timur, di mana bangunan runtuh dan longsoran, bukan air laut, yang menjadi penyebab utama.

DAMPAK

Kerusakan bangunan dan aliran bantuan

Rumah dan fasilitas umum terdampak

Distribusi paket sembako tahap pertama

Dari 50.000 paket yang dikirim pemerintah pusat, 4.925 paket sudah tiba dan masuk tahap distribusi lewat Posko Labuan Bajo (3.200 paket) dan Posko Maumere (1.725 paket).

CATATAN

Metodologi, sumber, dan hal yang perlu diverifikasi

Perlu dicek sebelum tayang

1. Magnitudo di draf tidak konsisten. Ringkasan draf menyebut M7,2, badan berita menyebut M7,7. Parameter resmi terakhir BMKG adalah M7,7 pada kedalaman 15 km. Angka M7,6 dan M7,0 muncul di rilis awal sebelum pemutakhiran. Samakan seluruh naskah ke M7,7 dan sebut riwayat pemutakhirannya sekali saja.

2. Rincian korban luka tidak menjumlah ke total. Total resmi 135 jiwa, tetapi rincian di draf (Sikka 12, Manggarai 37, Manggarai Timur 72, Manggarai Barat 6) hanya berjumlah 127. Selisih 8 jiwa belum jelas dari kabupaten mana. Konfirmasi ke BNPB atau tampilkan hanya totalnya.

3. Jam kejadian bercampur zona waktu. BMKG merilis 04.58 WIB, yang sama dengan 05.58 WITA di lokasi. Draf menulis 05.58 WITA di satu tempat dan mengutip BMKG dengan jam WIB di tempat lain. Pilih satu zona waktu untuk seluruh artikel, sebaiknya WITA karena ini waktu setempat.

4. Data rumah rusak bergerak turun. Per 15 Agustus pukul 17.00 BNPB mencatat 157 rusak berat, 41 sedang, 148 ringan. Per 16 Agustus angkanya 154, 49, dan 38. Penurunan drastis pada kategori ringan menandakan proses verifikasi ulang, bukan perbaikan. Beri keterangan waktu di setiap angka.

5. Kalimat kutipan warga tertanggal 15/8/25. Kemungkinan salah ketik untuk 15/8/26.

Cara membaca peta ini

  • Lingkaran korban berukuran proporsional terhadap akar kuadrat jumlah jiwa, agar luas lingkaran, bukan jari-jarinya, yang mewakili besaran. Ini mencegah wilayah dengan korban terbanyak terlihat berlebihan.
  • Titik kabupaten ditempatkan di ibu kota kabupaten, bukan di titik kejadian persisnya, karena BNPB merilis data agregat per kabupaten.
  • Zona susulan digambarkan sebagai area arsir di utara Flores mengikuti keterangan BMKG bahwa sebagian besar gempa susulan berpusat di laut utara Pulau Flores. Bentuknya indikatif, bukan hasil pemetaan episenter satu per satu.
  • Episenter 1992 mengikuti keterangan BNPB, sekitar 35 kilometer di utara Maumere, sehingga posisinya perkiraan.
  • Angka tsunami adalah tinggi maksimum yang terekam alat pasang surut, berbeda dari angka pemodelan peringatan dini yang memakai rentang 0,5 hingga 3 meter.

Sumber data: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (parameter gempa, peringatan dini tsunami, rekaman stasiun pasang surut, hitungan gempa susulan); Badan Nasional Penanggulangan Bencana (korban jiwa, korban luka, kerusakan, posko, logistik, status tanggap darurat); Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (kerusakan fasilitas umum); pelaporan lapangan Mongabay Indonesia di Maumere dan Sikka.

Peta dasar: Natural Earth 1:10m, domain publik. Batas daratan disederhanakan untuk keperluan tampilan.